Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Berita Pilihan > Puluhan Rumah di Cibadak Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Puluhan Rumah di Cibadak Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Masaginews.com – Bencana angin puting beliung menerjang kawasan pemukiman di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Data sementara dilaporkan sedikitnya 10 rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Diduga jumlah rumah rusak ini akan bertambah karena proses pendataan masih dilakukan aparatur desa setempat.

Informasi yang dihimpun, bencana angin puting beliung melanda wilayah Desa Pamuruyan sekira Pukul 16.00 WIB. Saat gelombang angin tersebut menerjang, belasan pepohonan seketika tumbang dan menimpa rumah warga. Selain terkena pohon tumbang, kerusakan pada atap bangunan rumah warga juga terjadi lantaran tersapu angin.

Lokasi yang paling banyak mengalami kerusakan akibat bencana ini adalah Kampung Babakan Anyar. Namun belum diketahui jumlah pasti rumah yang terdapak bencana angin puting beliung. Pasalnya proses pendataan terkendala akibat jarak tempuh antar pemukiman yang terbilang sangat jauh.

Menurut salah seorang aparatur Desa Pamuruyan, Andriana, menjelaskan proses pendataan masih dilakukan di tingkat rukun tetangga maupun rukun warga. “Setelah bencana terjadi, kami menerima banyak laporan dari warga. Umumnya mereka mengadukan tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang serta bagian atap yang terbang tersapu angin,” ujarnya.

Dari data sementara yang sudah masuk, baru ada 10 rumah yang terkena dampak bencana angin puting beliung. Tidak menutup kemungkinan jumlah rumah rusak tersebut akan terus bertambah. Pasalnya hingga menjelang malam, masih terdapat beberapa RT dan RW yang belum menyampaikan laporan hasil pendataan.

Sementara itu Nur (45) salah seorang warga Kampung Babakan Anyar mengungkapkan saat bencana melanda dirinya sempat mengalami shcok lantaran terkejut oleh suara bising atap bangunan rumahnya yang berjatuhan akibat tersapung angin.

“Angin besar itu datang bersamaan dengan turunya hujan. Saat itu saya sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba saja terdengar suara bising dari bagian atap rumah. Selang beberapa menit kemudian, saya hanya bisa melihat puing-puing material genting sudah berserakan di depan rumah,” ujarnya. (Maulana)

REKOMENDASI:

Environmental Pollution Too Behind Antibiotic Resistance? Donec interdum, metus et hendrerit aliquet, dolor diam sagittis ligula, eget egestas libero turpis vel mi. Nunc nulla. Fusce risus nisl, viverra et, tempor et, pretium in, sapien. Donec venenatis vulputate lorem. Morbi...
CTI SUKABUMI ‘SADULUR SAJALUR, BARAYA SALAWASNA’ MASAGINEWS.com - Sadulur Sajalur, Baraya Salawasna, menjadi moto yang terus diamalkan dan diterapkan komunitas otomotif Corolla Twin Cam Indonesia (CTI) Chapter Sukabumi. Sebagai komunitas otomotif yang menginjak usia...
VIHARA DEWI KWAN IM SALAH SATU TUJUAN SAAT IMLEK DI SUKABUMI Masaginews.com - Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa atau yang lebih dikenal dengan nama Kuil Dewi Kwan Im di Kampung Loji, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu tempat yang banyak diku...
Sukabumi Dihantui Konflik Tanah, Mahasiwa Akhirnya Turun ke Jalan Masaginews.com - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam wadah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Serikat Petani Indonesia (SPI) lakukan aksi damai di Pendopo Kabupaten Sukabumi, yang beralamt di Jl Jendral A...
DRAINASE MINIM, JALAN PALABUHANRATU SUKABUMI JADI KOLAM DADAKAN Masaginews.com - Akibat sama sekali tidak ada saluran drainase, ruas jalan Palabuhanratu Sukabumi tepatnya di Kampung Cipicung RT 01/03, Desa Citarik selalu tergenang dan mendadak menjadi kolam setiap kali hujan turun. ...