Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > SAH, PEMKOT SUKABUMI WAJIBKAN PEMILIK MENARA TELEKOMUNIKASI BAYAR RETRIBUSI RP 1,5 JUTA/TAHUN

SAH, PEMKOT SUKABUMI WAJIBKAN PEMILIK MENARA TELEKOMUNIKASI BAYAR RETRIBUSI RP 1,5 JUTA/TAHUN

Masaginews.com – DPRD Kota Sukabumi akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang retribusi menara telekomunikasi, Senin (18/12) sore.

Penandatangan draft perda tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi tanpa adanya tandatangan dari Plt Sekretaris Daerah yang saat ini masih kosong pasca Hanafie Zain pensiun.

Adapun besaran retribusi yang wajib dibayarkan provider dan pemilik menara telekomunikasi Rp1,5 juta per tahun. Penghitungan tarif restribusi pengendalian menara telekomunikasi berdasarkan putusan Mahkamah Kontitusi dan surat Menteri Keuangan nomor S-209/PK.3/2016 perihal pedoman penyusunan tarif retribusi pengendalian menara telekomunikasi.

“Gak jadi masalah tidak ada tanda tangan Sekda saat ini, nantinya dilembaran daerah akan ada pelaksana tugas (plt) Sekda yang ikut melakukan penandatanganan,” ujar Wakil Wali Kota Sukabumi Acmhad Fahmi kepada wartawan.

Meski tidak menyebutkan secara pasti kapan posisi Plt Sekda diisi. Fahmi menjelaskan jika Perda tersebut bukan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi lebih ditujukan bagi biaya pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi.

” Ditetapkannya perda ini, batasan atau tanggungjawab antara pemerintah daerah, provider dan pemilik menara dapat dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga tidak merasa khawatir dengan adanya pembangunan menara telekomunikasi disekitarnya,” katanya.

Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi mengatakan, sebelumnya pemungutan retribusi tidak diperbolehkan berdasarkan peraturan pemerintah. Namun setelah ada pengesahan retribusi yang dikeluarkan oleh  kementerian keuangan, maka retribusi menara telekomunikasi kembali disahkan oleh pemerintah kota dan kabupaten.

“Tidak ada yang diubah didalamnya, hanya diatur retribusinya aja, sehingga kini kota kabupaten bisa memungut kembali retribusi menara telekomunikasi,” katanya.

Sementara itu Ketua Pansus Raperda Menara Telekomunikasi DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari mengaku bukan merupakan kendala disahkannya perda retribusi menara telekomunikasi tanpa dibubuhi tanda tangan Sekda.

“Gak ada masalah, nanti saja di lembaran
daerahnya lebih lanjut. Kalau mau jelas lebih persisnya coba konfirmasi ke bagian hukum,” tandasnya singkat. (Yonk)

REKOMENDASI:

TUNAS BAKTI ANGKAT PAMOR DURIAN CIKAKAK SUKABUMI Masaginews.com - Keseriusan Karang Taruna Tunas Bakti Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi dalam mengangkat potensi daerahnya patut diacungi jempol terutama dalam upaya mereka untuk mengangkat pamor duren...
KENDARAAN HIAS WARNAI HARI JADI PEMKAB SUKABUMI MASAGINEWS.com - Dalam rangkaian kegiatan hari ulang tahun (HUT) pemda Kabupaten Sukabumi ke 72  menggelar Festival kendaraan hias dan Helaran budaya seni sunda yang digagas Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah raga (DISBUDP...
TEMUI WARGA CIAUL, MULYONO TEGASKAN IMA FIGUR TERBAIK PEREMPUAN DI KOT... Masaginews.com - Calon Wali Kota Sukabumi Mulyono menegaskan jika Ima Slamet merupakan figur terbaik dari kaum perempuan untuk mendampinginya sebagai Calon Wakil Wali Kota di Pilkada 2018. Hal ini diutarakan Mulyono d...
Jangan Biarkan Laut Sukabumi Jadi Lautan Sampah Plastik Reportase : Dick Riyadi Masaginews.com - Kabupaten Sukabumi memiliki garis pantai sepanjang 117 km yang membentang dari Kecamatan Cisolok hingga Kecamatan Tegalbuled. Dalam bayangan kita tempat-tempat tersebut pasti i...
2.000 Kendaraan Dari Bogor Antre Masuk Sukabumi Masaginews.com - Sekitar 2.000 lebih kendaraan baik roda empat maupun dua yang didominasi milik wisatawan hingga pukul 11.00 WIB ini masuk ke wilayah Sukabumi dengan tujuan objek wisata dan lokasi lainnya. Petugas Dis...