Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > SENSASI BERBURU BABI HUTAN, UJI ADRENALIN BANTU PETANI

SENSASI BERBURU BABI HUTAN, UJI ADRENALIN BANTU PETANI

Masaginews.com – Berburu babi hutan bagi seorang Deni Kuswara Setiawan dan rekannya yang tergabung dalam Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sukabumi itu memiliki sensasi dan kebanggaan tersendiri.

Dia menyebutkan, seorang penembak hama babi dituntut memiliki keberanian dan pengambilan keputusan dalam waktu mendesak.

“Bersikap berani, tidak panik saat obyek buruannya menyerang balik, ini juga menuntut keseimbangan emosi sehingga bisa mementukan keputusan tembak sasaran secara cepat dan tepat,” kata pria berusia 32 tahun itu kepada Masaginews.com. Munggu (07/01).

Jika penembak bisa mengatasi hal itu, terangnya, artinya dia sedang menguji adrenalin dengan tetap menjaga keselamatan dirinya. “Sensasi ini yang kami rasakan dalam setiap momen perburuan” ungkap Deni.

Selain itu, dia dan rekannya memiliki kebanggaan ketika obyek buruannya bisa dilumpukan. Petani menentukan kehadiran kami untuk melumpuhkan binatang yang selama ini menjadi hama tanaman palawija dan kerap juga mengancam keselamatan jiwa petani dan keluarganya.

“Petani amat bersuka cita saat kami mampu melumpuhkan hama palawija itu, kadang mengancam jiwa petani,” urainya.

Selain dia berdiskusi dengan rekannya dalam menentukan lokasi perburuannya, Deni juga menyerap informasi dari para petani setempat. “Informasi petani kita himpun juga dalam menentukan “spot area” sebelum dimulai,” katanya.

Dalam satu lokasi, menurutnya hama babi biasanya hidup berkoloni berkoloni dalam jumlah puluhan ekor. “Bahkan ada juga yang menyendiri, biasanya babi jantan dewasa yang selalu bersolo karier” ucapnya berkelakar.

Lokasi hama babi yang masih banyak dan jadi hama tanaman di wilayah Palabuhanratu tersebar di desa Cimanggu, Buniwangi dan Gandasoli juga Cirendang. Disekitar Cikidang.
Sementara di Simpenan masih banyak koloni babi di Cisaar Loji dan sekitar pajampangan.

Cara untuk melumpuhkan hama babi, Deni menggunakan senjata laras panjang standar Perbakin tipe CP/gas berkaliber 308. (Ag)

REKOMENDASI:

USULAN PERBAIKAN JALAN NASIONAL PEMKAB SUKABUMI DI RESPON CEPAT BBPJN ... MASAGINEWS - Setelah dikunjungi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu akhirnya Sejumlah pegawai dari Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Kementerian Pekerjaan Umum dan P...
BUPATI SUKABUMI HADIRI RAPIMDA KNPI MASAGINEWS.Dalam tataran sosial politik yang berkembang saat ini, peran dan fungsi ORMAS dan OKP dalam menyerap aspirasi masyarakat, sangat dominan salah satunya adalah sebagai artikulator kepentingan masyarakat se...
SEPEKAN JELANG PERGANTIAN TAHUN, PENJUAL TEROMPET SERBU PALABUHANRATU ... Masaginews.com - Malam tahun baru selalu menjadi momen yang paling ditunggu bagi penjual terompet untuk mengais rezeki. Sebagai salah satu destinasi liburan wisatawan, Palabuharatu, Kabupaten Sukabumi selalu diserbu p...
KABAR HERMANSYAH HUNI RUTILAHU SAMPAI KE TELINGA WAKIL RAKYAT KABUPATE... Masaginews.com - Kabar Hermansyah beserta istri dan kedua anaknya tinggal di sebuah rumah tidak layak huni berukuran 4x6 meter di Kampung Neglasari RT 07/04 Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terny...
Musim Kemarau, Sukabumi Dihantui Kebakaran Hebat Kabupaten Sukabumi - Tiga rumah di Kampung Cisalak RT 05/11, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar ludes dilalap si jago merah, Senin (9/1). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun diperkirakan kerugian menca...