Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Otonomi > Parlemen > Soal Miras Oplosan, Penegakan Perda Miras Dianggap Mandul

Soal Miras Oplosan, Penegakan Perda Miras Dianggap Mandul

Masaginews.com – Peristiwa tewasnya tujuh orang warga Kabupaten Sukabumi akibat menenggak miras oplosan berbuntut panjang. Kali ini sejumlah kalangan masyarakat mendesak agar lembaga DPRD setempat segera melakukan perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2015 tentang larangan peredaran minuman keras (miras).

Menurut informasi yang berkembang, keberadaan perda miras yang telah diberlakukan sejak dua tahun terakhir ini dinilai sejumlah kalangan tidak memberikan dampak besar pada kondusifitas kehidupan masyarakat. Padahal cita-cita atas penerbitan payung hukum itu terbilang cukup luhur, yakni menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah nol persen dari peredaran miras.

Ketua Jaringan Masyarakat Bersatu (Jambe) Sukabumi Bambang RD menuturkan persitiwa kematian tujuh orang warga akibat miras oplosan menjadi klimaks bagi masyarakat Sukabumi dalam menilai efektifitas pemberlakuan sebuah perda.

“Tidak heran jika sekarang timbul gelombang gerakan dari sejumlah masyarakat yang menghendaki adanya revisi atau perubahan ketentuan yang terkandung dalam perda tersebut,” ujar Bambang kepada Masaginews.com, belum lama ini.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi Agus Mulyadi mengakui beberapa waktu terakhir ini terdapat sinyalemen gagasan untuk dilakukan perubahan atas Perda Nomor 7 tahun 2015 tentang peredaran miras. Hanya saja keinginan untuk dilakukannya perubahan tersebut masih bersifat wacana.

“Ya informasi adanya keinginan untuk revisi perda miras itu memang ada, tapi kan masih wacana. Artinya sejauh ini belum ada pihak yang menyampaikan secara resmi kepada kami mengenai usulan revisi perda. Jadi untuk saat ini, kami tidak bisa memberikan komentar lebih jauh,” jelas Agus.
Halaman selanjutnya…

REKOMENDASI:

Sarana Pendidikan dan Air Bersih Dominasi Daftar Usulan Reses DPRD Masaginews.com - Kalangan DPRD Kabupaten Sukabumi kembali melakukan reses atau kunjungan kerja kedua ke daerah pemilihannya masing-masing. Hasilnya, mayoritas masyarakat mengusulkan sarana pendidikan dan sarana air bers...
Giliran DPRD Persoalkan Toll Gate di Palabuhanratu Masaginews.com - Menanggapi berbagai permasalahan yang muncul terkait pengelolaan pariwisata di Kabupaten Sukabumi membuat salah satu anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB angkat bicara. "Dalam waktu dekat, ...
Bukan Hanya Cikembar, Bandara Sukabumi Dibangun Hingga Kecamatan Cikid... Masaginews.com - Selama ini masyarakat Kabupaten Sukabumi hanya mengetahui jika Kecamatan Cikembar merupakan daerah yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Bandar Udara (Bandara). Namun ternyata sarana penunjang mo...
Alamak! Dana Disbudpora Rp19 Miliar Hanya Terrealisasi 73 PersenĀ  Reportase : Deri Herdiana Masaginews.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebutkan pada tahun 2017 telah mengalokasikan dana untuk urusan kepemudaan dan olahraga sebesar kurang lebih Rp19 Miliyar. Seluruh dana terse...
Komisi IV Waspadai Praktik Ilegal Pada Penerimaan Siswa SD/SMP Masaginews.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi mulai mewaspadai adanya praktik ilegal dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP pada tahun ini. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Suka...