Cerita mistis dibalik keindahan Danau Cipiit Jampang tengah

Kabupaten Sukabumi – Danau Dewa Dewi atau lebih di kenal dengan julukan Situ Cipiit, yang berada di Kampung Rawaseel RT 01/08, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jampang Tengah tetap diserbu pengunjung, meskipun banyak cerita mistik di balik indahnya lokasi wisata tersebut.

Untuk mencapai lokasi danau yang berada di lahan milik Perhutani ini, jaraknya tidak terlalu jauh dari jalan raya Jampang Tengah-Sukabumi yakni hanya sekitar 6 km. Objek wisata yang di kelilingi pohon pinus itu memiliki luas lahan sekitar 2,5 hektare kini mulai menjadi tujuan wisatawan baik lokal maupun dari luar Sukabumi.

Yang menariknya tempat wisata tersebut adalah keberadaan dunia mistik yang masih menyelimuti Danau Dewa Dewi ini. Walaupun tidak ada batasan waktu untuk datang ke lokasi karena pihak pengelola tetap membuka 24 jam, tetapi banyak larangan yang tidak boleh dilakukan setiap pengunjung.

“Larangan untuk pengunjung dilarang berisik jika tiba waktu ibadah, seperti mengemudikan motor jangan menggerungkan suara knalpot disaat waktu adzan atau solat tiba,” ujar salah seorang pengelola Danau Dewa Dewi Asep Suparman (48).

Pria yang dipanggil Eyang tersebut mengaku kerap menjemput wisatawan yang tersesat, hal tersebut terjadi karena telah melanggar pantrangan. Kebanyakan wisatawan yang tersasar tersebut berisik di waktu ibadah.

Maka dari itu, ia selalu mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak berbuat segala hal yang bisa merugikan baik dirinya maupun orang lain apalagi sampai berbuat mesum dan lainnya.

Walaupun bebas menikmati berbagai objek wisata yang ada, namun pengunjung harus tetap mentaati peraturan, karena ini demi keselamatan, “Semua pengunjung harus ikut menjaga lokasi ini, mulai kebersihannya, seperti tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak merusak, serta mencurat coret semua yang ada disini,” bebernya.

Sementara, salah seorang pengunjung Desi (28) mengaku berlibur ke lokasi tersebut selain murah tempatnya juga masih asri sejuk dan tenang, “Tiket masuknya murah, tempatnya enak, nyaman dan bersih,” ujarnya.

Cukup dengan merogoh kocek lima ribu rupiah untuk satu tiket, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang ada, diantaranya, bale-bale dan lokasi spot selfie, sementara untuk menaiki perahu rakit pengunjung harus membayar dengan harga dua ribu rupiah perorangnya. (Ruslan Abdul Gani)