Korban Longsor di Nagrak Sukabumi Merana Akibat Tidak Punya Rumah Untuk Bermukim

Irfan Rifaudin
Reporter Sukabumi Utara

Korban bencana tanah longsor di Kampung Cipetir RT 02 RW 14, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi merasa dicueki Pemkab Sukabumi dan membutuhkan bantuan untuk meringankan penderitaannya.

Bahkan Dedi Awaludin (35) dan Ayu Maharani (22) harus rela tinggal di rumah mertuanya karena rumah miliknya tertimpah material longsor yang terjadi Minggu, 5 Mei 2019 sekitar pukul 22.20 WIB.

“Saya tidak punya tempat lagi dan untuk tidur harus berdempetan di rumah mertua dan kami berharap minimalnya rumah kami ini bisa diperbaiki,” kata korban bencana Ayu Maharani.

Lanjut ia, Sehari hari selain sekeluarga selain tinggal di rumah mertua dirinya kehilangan seluruh pakaian, perabotan rumah tangga dan barang lainnya. Besar harapan ayu pemerintah bisa memperbaiki rumahnya.

Sementara itu pemerintah Kecamatan Nagrak bersama BPBD hingga saat ini masih terus berupaya untuk membantu korban dengan mendata material rumah dan barang miliknya karena ditaksirkan kerugian puluhan juta rupiah.

Dikabarkan sebelumnya saat Minggu malam sebagian wilayah yang berada di Kecamatan Nagrak dilanda hujan deras hingga sebuah tebing yang berada di perkampungan tepatnya di atas jalan amblas hingga menimpa rumah warga.


Diketahui dedi bersama keluarga saat itu sedang berkunjung ke rumah saudara yang berada di Jampang. Sesaat hendak kembali pulang ke kampung halaman sontak terkejut rumah miliknya hancur hingga barang miliknya hancur tertimpa material longsor.