OMG ! Masih Banyak Warga Kota Sukabumi BAB Sembarangan

Kota Sukabumi – Capain open defecation free (ODF) atau prilaku Buang Air Besar (BAB) ke septic tank di Kota Sukabumi baru mencapai 58 persen dan dinilai masih kurang. Kondisi tersebut tentu jadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Sukabumi agar mengubah perilaku masyarakat.

“Ada 42 persen lagi wilayah yang mesti kita genjot agar bisa melaksanakan ODF,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, kepada wartawan seusai rapat kordinasi di salah satu hotel di Kota Sukabumi, Senin  (9/3/2020).

Kata dia, Dinkes Kota Sukabumi tahun ini melaksanakan program ODF di tiga kelurahan, yakni Baros di Kecamatan Baros, Kelurahan Sindangpalay di Kecamatan Cibeureum, dan Kelurahan Karamat di Kecamatan Gunungpuyuh. “Targetnya, ketiga kelurahan itu bisa mengimplementasikan ODF 100 persen,” ujarnya.

Menurutnya, bukan perkara mudah untuk mewujudkannya. Karena itu, Wahyu mengharapkan kerja sama semua pihak. “Terpenting adalah kesadaran dari masyarakat untuk mengubah perilaku,” jelasnya.

Sebetulnya, tambah Wahyu, syarat untuk menjadi ODF itu hanya dengan pengelolaan tata laksana buang air besar yang tidak langsung dibuang ke bibir sungai. Namun, kebanyakan masyarakat di Kota Sukabumi, khususnya di wilayah padat penduduk, hal itu masih sulit diterapkan.

“Sebetulnya tugas Dinkes hanya mendorong masyarakat agar tidak membuang air besar sembarangan. Lebih dari itu tugas dari dinas lainnya. Makanya kita harus memperkuat kolaborasi lintas sektoral,” pungkasnya. ***