Pemohon Paspor Meningkat, Kantor Imigrasi Sukabumi Minta Naik Kelas

Kota Sukabumi – Kantor Imigrasi Sukabumi mengajukan perubahan statusnya dari Kelas II Non TPI Sukabumi menjadi Kelas I Non TPI. Hal itu dikarenakan pemohon paspor yang mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Saat ini, pengajuan perubahan status tersebut sudah dikirimkan ke Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

Humas Kantor Imgrasi Kelas II Sukabumi, Adi Haryadi mengatakan, pengajuan perubahan status itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Artinya, lanjut Adi, dengan peningkatan status tersebut, jumlah pegawai dan seksi – seksi di Kantor Imigrasi Sukabumi akan bertambah, dan pelayanan pun akan menjadi lebih maksimal.

“Selain itu juga dapat menambah wilayah pengawasan orang asingnya,” ujar Adi, saat ditemui di kantornua, Selasa (7/1/2019).

Adi mengungkapkan, saat ini Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi melayani 3 wilayah, yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi, yang mengalami peningkatan pemohon paspor setiap tahunnya. Sehingga, peningkatan status tersebut perlu dilakukan.

“Saat ini pemohon paspor perhari mencapai 120 pemohon online, serta 20 tanpa online. Dan itu terus mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Apalagi, saat ini Kabupaten Sukabumi sedang maju dengan pesat, sehingga pihaknya pun harus mengimbanginya untuk menghadapi kemungkinan terjadinya pertumbuhan permohonan paspor.

“Kalau disetujui, proses pengajuan ini akan terlaksana dalam satu tahun. itu karena prosesnya berjenjang,” jelasnya.

Adi menambahkan, berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan oleh pihak internalnya, Kantor Imigrasi Sukabumi telah layak menjadi Kelas I Non TPI. Kendati demikian, tetap harus melalui peroses dan kajian kembali yang dilakukan oleh beberapa pihak.

“Kalau mengacu pada Permenkumhan nomber 9 tahun 2015 kita sudah layak untuk naik ke kelas I,” pungkasnya. ***