RSUD R Syamsudin Sukabumi Isolasi Enam Pasien Terduga Suspec Corona

Kota Sukabumi – Sedikitnya 6 pasien terduka Virus Corona (Covid-19) menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH, Kota Sukabumi. Meski begitu, pihak RS belum menerima hasil pasien tersebut positif atau negative.

Humas RSUD R Syamsudin, Yusuf Ginanjar, membenarkan jika RDUD Syamsudin SH telah menerima pasien yang dicuriga suspek corona. Tapi hingga saat ini belum dapat  dipastikan apakah ke 6 nya positif atau negative, karena statusnya masih berupa pemantauan dan pengawasan. “Ke 6 nya bukan warga Kota Sukabumi. Semua dari luar daerah,” ujarnya.

Kemarin, Jumat (6/3/2020) kata dia, kembali masuk seorang pasien dicurigai suspect corona kiriman dari Kabupaten Sukabumi. “Pasien dalam status pengawasan di ruang isolasi. usia 77 tahun asal Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Langkah antisipasi tersebut dilakukan lantaran pasien mengalami gejala batuk dan demam selama 3 hari, sejak pulang umroh pada tanggal 3 maret pekan lalu. Namun, baru masuk RSUD Syamsudin SH, pada Jum’at 6 maret. “Saat ini kondisinpasien dalam keadaan stabil,” tuturnya.

Tindakan yang telah dilakukan oleh tim medis, tambah Yusuf, pasien telah diperiksa sesuai alur. Mulai dari pemeriksaan laboraturim, pengambilan sempel darah, dan rontgn. “Sempel telah kita kirim ke Litbangkes. Belum diketahui kapan hasilnya bisa diketahui,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi telah menyediakan layanan call center penanganan korona. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan seandainya ada warga yang mengalami gejala-gejala terpapar virus korona.

“Kalau ada yang mengalami batuk, flu, demam diiringi sesak nafas, dapat menghubungi layanan call center pada nomor 0800 1000 119,” ujar Fahmi.

Pemkot Sukabumi juga menyiagakan petugas dan tim kesehatan. Mereka akan sigap menjemput warga apabila ada laporan terindikasi korona. Layanan ini akan selalu siaga selama 24 jam.

“Jadi, jika merasakan gejala-gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas, langsung hubungi call center. Nanti ada tim khusus yang akan menjemput,” tegasnya.

Selain itu juga, lanjut Fahmi, Dinkes dan rumah sakit telah menyiapkan sarana dan tim medis serta ruangan khusus untuk penanganan di RSUD R Syamsudin SH seandainya ada orang yang diduga terpapar virus korona.  “Insyaallah Pemkot Sukabumi siap mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” tegasnya.

Fahmi jugga berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dan takut berlebihan. Sebaiknya warga bijak dalam menyikapi terkait permasalahan ini. “Jangan panik,” pungkasnya. ***