Warga Cidahu Penderita Radang Tumor Harapkan Bantuan Pemerintah

Irfan Rifaudin
Reporter Sukabumi Utara

Kabupaten Sukabumi – Aep (38) warga Kampung Manglid RT 05/07, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, hanya bisa terbaring lemah dikamarnya.
Hampir 4 bulan, radang tenggorokan yang awalnya dirasakan sakit biasa kini menjadi tumor.

Menurut informasi, sakit yang dialami Aep karena sering mengeluh dan merasa sakit pada tenggorokannya. Sehingga harus dilarikan ke balai pengobatan alternatif oleh keluarganya. 

Selang satu bulan setelah pengobatan di balai alternatif, Aep kembali merasakan sakit yang luar biasa, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Cibadak. Namun sayang, pihak RSUD tak menyanggupi, lantaran alat yang dimiliki terbatas, sehingga Aep terpaksa harus dilarikan ke RS Samsudin Kota Sukabumi.

Namun, seiring berjalannya waktu, pihak keluarga menolak karena keterbatasan biaya. Selain itu, pasien tak memiliki kartu jaminan kesehatan.

Dengan dibantu Kepala Dusun setempat, seluruh berkas sudah diberikan kepada pihak berwajib, namun, lagi lagi masalah timbul, hingga kini tak ada jawabannya. 

Dengan waktu 4 bulan 14 hari hingga saat ini, peyakit Aep terus membesar dan sebagian daging yang berada di leher keluar. Kini, Aep terbaring lemah di tempat tidur di rumahnya.

“Awalnya saya di beritahu oleh warga setempat, bahwa ada warga tidak mampuh mengalami sakit tumor pada tenggorokanya. Kami bersama teman-teman teman langsung melihat ke lokasi, dan ternyata benar, Pak Aep tengah berbaring lemah,” kata Reno Topan Qholby, seorang pegiat sosial dan sekaligus warga Cidahu.

Sekedar diketahui, Aep memiliki istri bernama Iis (35), dengan memiliki 4 orang anak. Sehari hari Aep bekerja sebagi kuli serabutan di wilayah tersebut.

Saat ini, pihak keluarga berharap ada bantuan dari dermawan atau pemerintah yang bisa membantu meringankan keluarganya.