Warga ‘Menjerit’ Selokan Penyebab Banjir Tiga Tahun Tak ada Perbaikan

Kota Sukabumi – Warga Kelurahan Sukakarya, Kecamatan
Warudoyong, Kota Sukabumi, mengeluhkan dengan rusaknya trotoar di depan kantor kelurahan. Akibatnya, saluran air tak berfungsi, sehingga disaat hujan air meluap dan menggenangi lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi, rusaknya saluran tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir, dan hingga saat ini belum ada perbaikan.

Kondisinya rusak berat, lantai
hancur dan sudah tidak bisa dilalui pejalan kaki. Fisiknya pun sudah tidak menyerupai trotoar bahkan lebih mirip selokan.

“Sudah tiga tahun kondisinya begini-
begini aja, bahkan sekarang sudah tidak bisa dilalui warga,” kata Ketua RW setempat, Maulana (37). Jum’at (3/1/2019).

Maulana menjelaskan, akibat kondisi tersebut, genangan air selalu terjadi disaat hujan turun. Air dalam gorong- gorong meluap dan membanjiri lingkungan sekitar, bahkan airnya sampai menggenang pemukiman warga.

“Awalnya kerusakan hanya seluas satu meter saja, tapi karena belum diperbaiki, saat ini kondisinya semakin parah dan kerusakan semakin meluas,” jelasnya.

Maulana berharap, keadaan tersebut bisa segera ditangani oleh instansi yang berwenang. Dia khawatir kondisi tersebut menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengguna jalan, terlebih lokasinya tepat didepan kantor kelurahan yang merupakan pusat pelayanan masyarakat.

“Saya atasnama warga minta kondisi tersebut segera diperbaiki dan meminta instansi terkait lebih peka dengan kondisi tersebut agar pembangunan di Kelurahan Sukakarya diperhatikan dan
dilakukan secara transparan,” ujarnya.

Sebelumnya, Lurah Sukakarya, Unang SIP mengungkapkan, sebagai penjabat baru Kelurahan Sukakarya, dia cukup prihatin dengan kondisi lingkungan di wilayahnya, ternyata pembangunan infrastruktur di lingkungan masih kurang memadai. Berdasarkan hasil blusukan dilapangan, diketahuinya bahwa pembangunan terakhir
yang dilaksanakan di Sukakarya ternyata pada tahun 1996 lalu.

“Kami ingin di wilayah Kelurahan Sukakarya ada peningkatan kualitas infrastruktur, sebab bisa
dikatakan wilayah ini masih tertinggal jika dibandingkan dengan kelurahan lain di Kota Sukabumi,” ungkapnya. ***