250 Ton Sampah Plastik Mengotori Kabupaten Sukabumi Setiap Harinya

Kabupaten Sukabumi – Sampah plastik masih menjadi permasalahan di Kabupaten Sukabumi. Selain kesadaran masyarakat masih minim untuk membuang sampah ke tempatnya, ditambah warga pun masih sulit meninggalkan kebiasaannya menggunakan plastik setiap harinya.

Bahkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menyebutkan setiap harinya sampah plastik yang diangkut petugas kebersihan untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) mencapai 250 ton/hari. Belum lagi plastik-plastik yang bertebaran di jalan, permukiman, pusat perdagangan, pabrik dan lainnya.

“Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih minim, bahkan parahnya lagi sungai dijadikan tempat pembuangan sampah sehingga menjadi tercemar. Seperti di Sungai Cicatih ini hampir di sepanjang aliran terdapat sampah plastik,” kata Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Budi Setiadi di sela peringatan Hari Air Sedunia, Senin.

Untuk mengurai beban sampah tersebut di Hari Air Sedunia ini pihaknya bekerjasama dengan Muspika Cicurug, relawan, pengelola perusahaan menggelar bersih-bersih Sungai Cicatih sepanjang dua kilometer yang berada di Kampung Nyangkoek Desa Mekarsari.

Menurut dia, saat ini sampah menjadi pokok utama yang harus diawasi dan terlihat tumpukan sampah plastik, botol minuman dan material lainnya berasal dari limbah rumah tangga dibuang ke sungai, tanpa melihat efek dan faktor yang membahayakan.

Maka dari itu pihaknya menghimbau agar masyarakat peduli akan lingkungan dan sungai yang berada di sekitar, karena air sungai bersih bisa menjadi sumber kehidupan bagi kita semua untuk di pakai dan di nikmati.

Namun apabila sungai tersebut tercemar, maka tinggal tunggu saja bencana yang akan datang bisa terjadi banjir bahkan menjadi sumber penyakit. (Irfan Rifaudin)