Antisipasi Tsunami, 12 Zona Evakuasi Disiapkan

Kabupaten Sukabumi – Bencana gempa bumi yang berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten yang terasa guncangannya hingga ke wilayah Sukabumi membuat warga panik. Terlebih warga yang tinggal di sekitar pantai mulai berbondong-bondong untuk mengungsi.

Kepanikan warga tersebut disinyalir karena adanya berita hoax yang tersebar bahwa air laut di wilayah pantai mulai surut. Untuk itu, Masaginews.com melakukan penelusuran terkait zona evakuasi untuk antisipasi terjadinya tsunami di laut selatan.

Dari penelusuran yang dilakukan dari Pantai Cikembang, Cisolok hingga Pantai Citepus, Palabuhanratu ditemukan sebanyak 12 zona evakuasi.
Diantaranya adalah arah evakuasi Tanah Beras di Kampung Citiis, Desa Cikahuripan, Kecamatan

12 zona evakuasi tersebut diantaranya arah evakuasi Tanah Beras di Kampung Citiis, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, berjarak sekitar 150 meter dari jalan raya Cisolok. Arah evakuasi Pusdiklat Geologi di Kampung Cigenteng, Desa/Kecamatan Cisolok yang berjarak 300 meter dari Jalan raya Cisolok – Palabuhanratu.

Selanjutnya, arah evakuasi Hotel Alwina berjarak 100 meter dari pantai Karanghawu Kecamatan Cisolok, arah evakuasi Canaan Farmers di Desa Karangpapak berjarak 800 meter dari Jalan raya Cisolok KM 2. Arah evakuasi Ganesa berjarak 3 kilometer dari Jalan raya Cisolok KM 1 Kampung Marinjung Hilir Desa Karangpapak Kecamatan Cisolok.

Arah evakuasi Baldes Cikakak berjarak 500 meter dari Jalan raya Cisolok-Palabuhanratu KM 7, arah evakuasi Padepokan di Kampung Cibolang, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu berjarak 500 meter dari Jalan raya Citepus. Arah evakuasi BTN Batu Lawang berjarak 800 meter dari Jalan Raya Citepus, arah evakuasi Cidahon berjarak 1 kilometer dari Jalan Simpang Cibodas-Citepus.

Arah evakuasi Cilisung/Gunung Butak berjarak 2 kilometer dari Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, arah evakuasi PDAM berjarak 1 kilometer dari Jalan raya Citepus-Palabuhanratu. Terakhir arah evakuasi SMP 3 berjarak satu kilometer dari Jalan Raya Kidang Kencana, Kecamatan Palabuhanratu.

“Kami sudah mulai pasang rambu-rambu evakuasi mulai dari perbatasan Banten hingga Palabuhanratu. Rambu-rambunya berbentuk papan arah panah dengan warna oranye,” jelas Koordinator Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Masaginews.com, Sabtu (03/08).

Sementara itu, Ketua Sarda Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengatakan jalur evakuasi tsunami Palabuhanratu terdapat 15 jalur. Diantaranya tiga jalur di Desa Citarik, delapan jalur di Kelurahan Palabuhanratu dan empat jalur sisanya di Desa Citepus.

“Urutan jalur evakuasi tsunami efektif berdasarkan waktu tempuh menuju titik evakuasi yakni satu kilometer dalam waktu lima menit 30 detik. Itu disesuaikan dengan konversi kecepatan berlari orang dewasa,” pungkasnya. (M. Rizal Jalaludin)