Jumlah Pasien DBD RSU Jampang Kulon Meningkat Tajam

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi – Sempat mengalami penurunan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang cukup signifikan di awal bulan 2019, kini RSU Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi justru mengalami peningkatan kasus DBD hingga 50 persen.

Sejak Januari 2019 lalu, ada sebanyak 20 pasien positif DBD yang kemudian menurun menjadi hanya 16 pasien di Februari 2019. Namun bulan ini jumlah pasien DBD sudah mencapai 32 orang. Humas RSU Jampang Kulon, Lia Desty menjelaskannya saat ditemui Masaginews.com dikantornya, Rabu (27/03).

“32 orang pasien di bulan ini padahal baru tanggal 27. Peningkatan ini terjadi karena kurangnya pencegahan di lingkungan sekitarnya seperti pemberantasan bintik nyamuk dengan fogging dan lainnya,” paparnya.

Selanjutnya ia menuturkan biasanya pasien yang dilarikan ke RS sudah dalam kondisi demam selama lebih dari tiga hari. Namun untuk memastikan apakah pasien tersebut positif terjangkit DBD, pihaknya melakukan observasi selama empat hingga enam jam untuk mengambil sample darah dan cek lab.

Hal itu dilakukan untuk memeriksa apakah trombosit pasien naik atau tidak. Sehingga setelah diobservasi di IGD dan dinyatakan positif barulah pasien dibawa ke ruang perawatan. (Ari)