Longsor, Jalur Keberangkatan KA Pangrango Tertahan

Kabupaten Sukabumi – Perjalanan Kereta Api (KA) jurusan Sukabumi- Bogor terganggu, akibat adanya bencana tanah longsor di KM 17+400 jalur KA antara Stasiun Maseng – Cigombong.

Sehingga, perjalanan KA Pangrango pertama, yakni KA 221 keberangkatan dari Stasiun Sukabumi pukul 05.15 WIB menuju Stasiun Bogor, hanya dapat dilakukan sampai dengan Stasiun Cigombong. Selanjutnya, KA tersebut akan beroperasi kembali dengan relasi Cigombong – Sukabumi

“Kami mohon maaf kepada penumpang pengguna KA Pangrango, karena hal ini dampak dari cuaca buruk yang mengakibatkan tanah longsor,” kata Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah.

Pihaknya memprediksi, proses pengurukan longsoran dan perbaikan jalur rel dapat diselesaikan pada Senin (23/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan estimasi waktu tersebut, lanjut dia, untuk perjalanan KA relasi Sukabumi – Bogor selanjutnya KA 225 dengan jadwal keberangkatan pukul 10.25 WIB diupayakan dapat beroperasi normal.

“Hingga kini petugas prasarana PT KAI Daop 1 bekerjasama dengan Satker DJKA Kemenhub terus mengupayakan percepatan perbaikan jalur rel yang terdampak longsor menggunakan alat berat,” ujarnya.

Rudi mengimbau, untuk sementara waktu pengguna jasa dapat menggunakan moda transportasi lain.

“Seluruh Informasi perjalanan KA Pangrango secara berkelanjutan akan diumumkan diseluruh Stasiun lintas Bogor – Sukabumi. Masyarakat juga dapat mengetahui informasi perjalanan KA melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) di antaranya aplikasi KAI,” pungkasnya. ***