Sudah Banyak Jadi Tumbal, Perlintasan KA di Sukabumi Ini Tak Kunjung di Perbaiki

Kabupaten Sukabumi – Warga perbatasan Desa Batununggal dan Lembursawah serta para pengendara mengeluhkan kondisi jalan perlintasan Kereta Api yang rusak dan tak kunjung diperbaiki. Padahal sudah empat bulan kondisinya dibiarkan hancur dan licin sehingga pengguna jalan raya sering mengalami kecelakaan saat melintasinya.

Padahal perlintasan KA yang terletak di Desa Lembursawah yang berbatasan dengan Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu volume kendaraan yang melintas sangat padat. Bantalan rel KA lebih tinggi dari permukaan jalan sehingga menyulitkan kendaraan melewatinya, hal ini diperparah menjadi jika turun hujan.

Menurut Ade, warga setempat, tidak sedikit pemotor terpaksa turun dan mendorong kendaraannya untuk bisa melewati bantalan rel. Sementara, pengendara mobil begitu melindas rel harus perlahan karena kondisi jalannya rusak dan berlubang. Dampaknya, terjadi antrian panjang kendaraan dari arah Bogor maupun Sukabumi.

“Rusak sudah empat bulan lebih, karna posisi tinggi relnya tidak sejajar dengan permukaan jalan, cukup sulit ketika melintasinya, apalagi kalau saat hujan licin dan berlumpur,” tuturnya kepada Masaginews.com.

Sementara, salah seorang petugas Penjaga Lintasan kereta Api (PJL 40) Segog, Ngadi menyatakan dirinya sudah melaporkan keadaan jalan tersebut kepada pimpinannya, namun hingga saat ini belum ada perbaikan.

“Saya juga masih menunggu tindak lanjut dari hasil laporan yang disampaikan,” ujarnya ditemui di pos perlintasan.

Kondisi serupa juga terjadi diperlintasan KA di Cicurug, sejak awal musim hujan hingga sekarang belum diperbaiki baik oleh pengelola jalan maupun oleh pihak PT. Kereta Api Indonesia (KAI)

Reporter: Irfan Rifaudin
Editor: Agung Sugiharto