Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Otonomi > Waspadai Pedagang Nakal, Pemda Lahirkan Perda Tera Ulang

Waspadai Pedagang Nakal, Pemda Lahirkan Perda Tera Ulang

Masaginews.com– Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan metrologi legal dan retribusi tera atau tera ulang, Senin (16/4).

Walikota Sukabumi, HM Muraz mengatakan, dengan ditetapkannya perda tentang penyelenggaraan metrologi legal dan tera ulang ini sangat penting dan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam niaga dan jasa dan adanya kepastian hukum untuk memberikan perlindungan kepada konsumen.

“Penting supaya ukurannya pasti, sebab kalau bicara satu kilo ada orang bisa saja satu kilo itu benar ditempat lain ada yang kurang atau lebih kan yang dirugikan konsumen,” katanya kepada masaginews.com, Senin (16/4).

Lanjut Muraz, dari sisi sarana dan prasarana Pemerintah daerah telah menyiapkan satu ruangan khusus untuk penyimpanan dan pelaksanaan tera atau tera ulang, sedangkan untuk sumber daya manusianya saat ini sudah mempunyai satu orang pengawas dan dua orang penera yang sudah memenuhi standar untuk pelaksanaan tera secara otonom atau mandiri.

“Tera atau tera ulang ini semula kewenangan pemerintah provinsi sekarang menjadi kewenangan Pemda,” terangnya.

Selain bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD), menurut Muraz yang terpenting adalah adanya perlindungan terhadap masyarakat atau konsumen bahwa yang ditimbang itu ada kesesuaian dengan aturan.

“PAD nya hanya Rp23 juta pertahun, tapi intinya konsumen bisa terlindungi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi mengatakan hal yang sama, supaya konsumen dan pedagang dapat terlindungi oleh hukum dengan adanya perda tersebut, dan Ia berharap kepada Pemda untuk segera mensosialisasikan perda tersebut kepada masyarakat bahwa perda ini sudah disahkan dan di berlakukan.

“Supaya segera disiapkan petugas penera-peneranya dan dilakukan pelatihan untuk dimaksimalkan supaya bisa dengan cepat direalisasikan,” ungkap yunus.

Apabila sudah terealisasikan terang Yunus, ia sudah menganggarkan didalam DAK, yang terpenting kita mempersiapkan segala sesuatunya terutama dalam sumberdaya manusianya.

“Kalau semua sudah dipersiapkan kami akan ajukan anggaranya ke pemerintah pusat melalui DAK,” tandasnya. (Budi Setiawan)

REKOMENDASI:

Pemkot Sukabumi “Resah”, Pengajuan CPNS Tidak Kunjung Ada ... Kota Sukabumi - Pemda Kota Sukabumi telah mengajukan kepada pemerintah pusat untuk membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tapi Sayang, hingga kini pengajuan tersebut masih belum mendapatkan titik terang. ...
Manfaatkan Teknologi, Mobile Trustbaznas Diluncurkan Masaginews.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi meluncurkan aplikasi mobile trustbaznas di Pusbangda'i Kecamatan Cikembar, Selasa (15/5). Sistem aplikasi on...
Partai NasDem Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil Kabupaten Sukabumi - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Sukabumi mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat yang beralamat di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Cibadak untuk penyerahan berkas pendaftaran b...
Polsek Cikembar Berbenah Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan Masyarakat Masaginews.com - Kepolisian Sektor Cikembar Polres Sukabumi merenovasi beberapa ruangan dan fasilitas lain demi meningkatkan kenyamanan pelayanan masyarakat. Di antaranya ruang tahanan beserta kamar mandinya, ruang se...
Pemkot Sukabumi Usulkan Sidang Paripurna Pj Walikota Awal April Masaginews.com – Tepat 13 Mei 2018, Mohamad Muraz-Achmad Fahmi akan meletakkan jabatannya sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi sejak dilantik pada 13 Mei 2013 lalu. Informasi yang dihimpun Masaginews.co...